#navbar-iframe{opacity:0.0;filter:alpha(Opacity=0)} #navbar-iframe:hover{opacity:1.0;filter:alpha(Opacity=100, FinishedOpacity=100)}

Kamis, 22 November 2012

eheeeeem cinta?

Semua hal tentang cinta
Cinta itu ngebuat kalian cenderung berpikir lebih besar dan kreatif. Waaaoow! hehe sebegitu hebatkah cinta itu? Yap, selain itu cinta buat aku sebagai komponen yang membuat dunia ini terasa hidup ciyusss? miapah? Haha and then, tanpa cinta? Ada yang bilang tanpa cinta, kita semua mungkin tidak pernah ada didunia ini. Terus sebenernya cinta itu apasih? Ada apasih sebenernya tentang cinta? Oia sebelumnya aku pernah buat entri ya kalo "sayang itu lebih lebih lebih baik dari cinta" aku share ini berdasarkan ilmu pengetahuan kok, bukan realitanya. Kalo untuk realitanya, aku tetep gatau loh cinta itu apaaa heheh :p dan realitanya memang sayang itu lebih dari segalanya ketimbang cinta :)

Kalau kalian nanya darimana cinta itu berasal kadang dijawab pake jawaban,
"cinta itu berasal dari Takdir Tuhan" Jawaban kaya gitu emang bener tapi ga memuaskan yaa? Hihi

Tapi ya emang kaya gitu adanya. Perasaan cinta yang mungkin sering diumbar umbar atau dibicarain dengan mudah dikalangan para remaja ababil wkwk perasaan itu muncul karena didalam tubuh diproduksi beberapa zat-zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya bisa disamain kaya efek narkoba (loh? loh? kok jadi ngomongin drugs yaaa?) eng ing eng salah satu zat ini dinamakan Feromon.
Feromon ini biasa mempengaruhi hormon-hormon dalam tubuh manusia lainnya (terutama otak). 
Contoh gini, paling gampang misal "bau badan". Sifat dari senyawa feromon sendiri ga kasat mata, terus contoh lain misalnya gampang nguap, gabisa diukur, tapi ada dan bisa dirasain oleh manusia. (gatau kalo makhluk lain hiiiiy)
Senyawa feromon ini biasa dikeluarin sama tubuh kalian kalo lagi keringetan nih dan bisa tertahan dalam baju yang kalian pake. Feromon pada manusia merupakan sinyal kimia yang berada diudara yang gabisa dideteksi melalui bau-bauan tapi cuma bisa dirasain sama vomeronasalorgan (VMO) yang ada diindera pencium, Sinyal feromon ini diterima oleh VMO dan dijangkau oleh bagian otak bernama hipotalamus. Disinilah terjadi perubahan hormon yang menghasilkan respon perilaku dan fisiologis. Menimbulkan rasa ketertarikan anatara dua orang berlainan jenis dengan bekerja sebagai pemicu dalam reaksi-reaksi kimia. Ketika dua orang berdekatan dan bertatapan mata, maka feromon akan tercium oleh organ tubuh manusia yang paling sensitif yaitu VMO, organ dalam lubang hidung yang mempunyai kepekaan ribuan kali lebih besar daripada indera penciuman biasa. Dari sinilah terjadi apa yang suka dinamain cinta :)

Hm makin menarik kaaan? Hehe walaupun kaya terdenger ga romantis kalo pake ilmu pengetahuan tapi aku fikir ini pengetahuan yang lumayan oke loooh :p


Konon, (muncul jadulnyaa haha) kemampuan buat ngasilin feromon berkurang setelah dua sampai empat tahun. Terus? Berarti cinta itu cuma bersifat sementara doong? (tuhkan mending rasa sayang kan? hehe) Penasaran kaan? Coba baca lebih lanjutt yaaa..


Apasih cinta ituuuu? (eng ing eeeeeenggg..)


Ada banyak definisi tentang cinta dalam ilmu pengetahuan, tapi tetep aja kalo disearch di mbah google ga ada yang jelas atau detail banget gamblang jelasinnya apa definisi dari cinta itu sendiri. Paling kalo yang muncul pas kalian ngesearching definisi cinta munculnya gambar gambah love love gitu doang, sama puisi puisi cinta, atau web situs situs yang kurang memuaskan jawaban tentang definisi cinta itu yakaan? Bener ga? Bener aja dooong hihi (maksa?) Dan yang paling sering singkatnya, ngejelasin kalo cinta itu takdir, cinta itu buta, cinta itu indah, cinta itu luapan emosi, cinta itu kagum atau suka sama seseorang dan lain lain sebagainya deeeh.

Pernyataan diatas tentang cinta itu adalah benar, namun terlepas dari itu semua, ilmu pengetahuan mengatakan bahwa cinta itu adalah proses biologis berupa reaksi kimia didalam tubuh kalian.

Cinta dipengaruhi oleh pelepasan hormon atau neurotransmitter. Hormon ini berasal dari bahasa Yunani "Horman" yang berarti "menggerakkan" atau dengan kata lain hormon adalah pembawa pesan kimiawi antar sel atau antar kelompok sel. Berbeda dengan feromon yang bisa nyebar ke luar tubuh dan cuma bisa dikenalin sama individu lain yang sejenis (satu spesies hihi), hormon cuma bisa nyebar di dalam tubuh. Pas kalian ngerasa "cinta" sama seseorang maka dilepaslah hormon-hormon yang ngebuat tubuh kalian bereaksi, ngerasain berbagai perasaan dan emosi.


Salah satu hormon yang dikeluarin oleh tubuh itu adalah dopamin. Dopamin ini punya efek selayaknya kokaine. Pas kalian ketemu seseorang yang kalian suka, hormon dopamin ini bekerja dan sifatnya addictive. Artinya mereka yang menyukai pasangannya seakan-akan ketagihan untuk terus bertemu dengan orang yang disukainya itu. Dalam proporsi yang tepat, dopamin menciptakan energi intens, kegembiraan, dan fokus perhatian, dan itulah sebabnya pas kalian baru jatuh jatuh cintanya, kalian bisa tetap terjaga sepanjang malaaam, mendaki gunung lebih cepat, dan menekan batas kemampuan kalian sendiri. Cinta membuat kalian lebih berani dari sebelumnya, berani ngejalanin resiko yang biasanya engga kalian ambil. Dalam dosis tinggi bisa jadi juga ngebuat kalian berani melakukan resiko seperti bunuh diri (gabanget layawwww buat aku hihi) sereeem deeeh..


Cinta membuat seseorang menjadi bahagia (amaca? cungguh? ciyusss? miapah?)


"Aku tidak bisa hidup tanpamu, kamu berada dialiran darahku, kamu adalah nafasku, aku tak ingat makan, tak ingat minum, tak ingat bobo, tak ingat mandi, dll. Semua itu karena mengingat kamu..."

(ciyeeee yang pernah ngomong kaya beginiiiii haha) mungkin kata-kata lebay bin alay kaya gitu udah ga asing lagi ya kalian denger dari mulut seseorang yang lagi dimabuk asmara (katanyaa). Dalang dibalik keadaan tersebut adalah hormon fenylethilamin. Selain hormon fenylethilamin ada juga hormon adrenalin. Sebagian pengaruh dari adrenalin ada yang mirip dengan fenylethilamin, yaitu mempercepat nafas. Selebihnya ada lagi hubungannya dengan "tak ingat makan, tak ingat minum..". Ketika hormon ini bekerja, efek yang ditimbulkan dapat menghilangkan nafsu makan karena organ pencernaan jadi bekerja lebih lambat.

Nah yang berikutnya rada-rada nakutin nih hiiiy.. Rupanya, selain hormon dopamin yang bekerja selayaknya kokaine, ada juga hormon yang bekerja selayaknya morphine. Hormon ini bernama endorpin. Endorpin dikatakan adalah morfinnya tubuh karena memang sifatnya yang seperti morfin (tahukah morfin? masih sejenis drug juga loooh).

Hormon ini sebenernya cuma akan muncul pas kalian ngerasain sakit, kegembiraan, dan orgasme. Namun rupanya ketika kalian jatuh cinta, hormon ini juga bekerja, oleh karena itu orang yang jatuh cinta merasa bahagia (kadang-kadang ngebuat senyam senyum sendiri). Uniknya pas kalian makan coklat, hormon endorpin ini juga akan dihasilkan. Itulah sebabnya ada baiknya kalo kalian ngasih coklat kepasangan kalian (kasih keaku juga boleh koook, boleh bangeeet wkwk)

Selain itu ada juga vasopresin. Hormon ini memiliki peranan dalam kegiatan seksual -__- hormon ini dapat menekan sekresi air, berperan sebagai antidiuretik yang bisa ngatur pengeluaran urine. Tanpa hormon ini, kalian sudah pasti memerlukan bantuan pampers deh karna gabisa ngatur air kencing sendiri huahahaha (ini ga pornografi tapi ini ilmu pengetahuan looh yaaa). Dan yang terakhir adalah oxytocine yang merupakan hormon yang terkait dengan perasaan kepuasan. Pas kalian memeluk atau membelai (halaah lebayyyy wkwk) pasangan kalian, hormon ini akan dihasilkan di hipotalamus.

Cinta membuat seseorang menjadi gila (oh em ji)


Saat kalian jatuh cinta, bagian otak yang bertugas sebagai pengontrol depresi dan analisis, sama sekali tidak bekerja, sebaliknya bagian otak pengontrol intuisi, rasa "ser-seran" dan bagian otak yang bekerja merespon obat bekerja dengan aktif.
Kesimpulannya menurut psikiater dan asisten klinik psikiater di University of California San Fransisco School of Medicine, Dr. Thomas Lewis, dalam bukunya yang bertajuk A General Theory of Love mengatakan, "Jatuh cinta memang bukan merupakan fungsi otak, jatuh cinta itu lebih merupakan fungsi saraf" Jadi tidak heran kenapa orang yang jatuh cinta kerap melakukan hal-hal bodoh, karena mereka mungkin "bekerja" tanpa menggunakan otak (hahaha agak agak bego juga yaaa)
Mengingat penelitian biologi saat ini, tampaknya bahwa ungkapan "jatuh cinta membuat gila" bukan hanya metafora. Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa jatuh cinta secara fisiologis mirip dengan penyakit mental. Misalnya, gangguan kaya OCD (Obsessive-Compulsive Disorder). Si penderita OCD biasanya mempunyai pikiran tertentu yang gabisa dilenyapin gitu aja (obsesi) atau melakukan suatu tindakan berulang kali tanpa kendali (kompulsi). Hal ini berkaitan dengan ketidakseimbangan serotonin, dan ketika dipelajari, peneliti menemukan bahwa seseorang yang jatuh cinta memiliki kadar serotonin 40% dibawah normal.

Adakah yang namanya cinta sejati? (ng? ----- *proses mikir hehe)


Yap, tanpa diraguin lagi cinta sejati itu emang ada, buktinya kita bisa liat pasangan kakek-nenek yang tetap saling mencintai sampai ajal memisahkan mereka (ini ga tanpa konflik loooh, semua hubungan pasti ada fluktuasinya biarpun sampai ajal yang misahin)


Bagaimanakah cara menciptakan cinta sejati? (gimana yaaa)


Sebelumnya kalian harus mengerti dulu apa itu "cinta sejati". Ada banyak definisi cinta sejati, jumlahnya ga keitung saking banyaknya. Tapi kita ga perlu bingung. Toh kebanyakan definisi itu merupakan hasil pemikiran subyektif dan tidak logis. Supaya tidak terjebak dalam kebingungan, lebih baik kita bersandar pada definisi cinta sejati yang ilmiah, obyektif, dan logis.


Salah satu definisi yang ilmiah, obyektif, dan logis itu dikemukakan oleh M Scott Peck dalam The Road Less Travelled. Ia mendefinisikan cinta sebagai "kemauan untuk mengembangkan diri sendiri dengan maksud memelihara pertumbuhan spiritual diri sendiri atau perkembangan spiritual dengan orang lain". Ungkapan "dengan maksud" pada definisi tersebut digarisbawahi karena tujuanlah yang terutama membedakan antara cinta dan yang bukan cinta. Dengan demikian, cemburu buta ataupun upaya mengekang pasangan (walau demi alasan demi menjaga keselamatannya) bukanlah cinta sejati. Dalam pada itu, untuk memelihara perkembangan spiritual orang lain yang kita cintai, kita perlu lebih dulu mengembangkan diri sendiri. Mengapa demikian? M Scott Peck menerangkan :

"Bila kita mencintai seseorang, cinta kita dapat dibuktikan atau diwujudkan hanya dengan cara pengerahan tenaga kita sendiri. Cinta bukan tanpa usaha. Sebaliknya, cinta itu penuh dengan usaha"


Cape juga yaaaa hahah udahan yaaaa :p

Minggu, 18 November 2012

Ibu daaaaan Ayah...

Hay dears, I'm come back to my blog ! huhuuuww heheh
Abis aku gabisa bobo siiihhh -__-
Iseng isi blog aja deeh wkwk mana kaset film bertumpuk udah aku tonton semua, kan ga seru kalo nonton itu lagi itu lagi. Aku belum sediain kaset baru lagi buat ditonton, heheh terus belum beli bacaan pula buat nemenin disaat gabisa bobo kaya giniiiii hufff

Hari ini aku mau share sesuatu nih, tapi apa yaaa? Kayanya belum ada yang nyangkut diotak buat nulisnya deh haduh -__- sambil ditemenin laptop buat nulis dan hp dengan full volume huaah 
Hampir buat ku ngerasa free sih dikamar :D

Oia aku mau share ini deeeh.
Nanti kalo kalian udah dewasa dan layak sudah dinilai bisa berumah tangga. Jadilah orang tua yang bisa menghangatkan atau menyejukkan keluarga kecil kalian yaa, biarpun mungil tapi bahagia. Karna ga akan habisanya kalo cari problema dalam masalah fams. :'( tapi aku buka topik problema yang ini aja deeh.

Kelak kalian telah dipercaya oleh Allah untuk menjaga dan memelihara seorang buah hati titipan-Nya kalian harus jadi orang tua yang memang pantas dan layak disebut orang tua yaaa. Contoh gini, simplenya, ibu? Seorang ibu? Ya ! Kalian tau seorang ibu dalam benak kalian apa?
Lembut bukan? Bukan jadi ibu yang kasar, ironi banget kan kalo ibu kandung malah lebih layak dianggap ibu tiri? Mengenaskan! Maka jadilah ibu yang dengan kelemahlembutannya bisa menyejukkan suasana dalam keluarga tersebut. Dan...

Ayah? Seorang ayah? Ya ! Kalian tahu bukan, seorang sosok ayah yang ada dipikiran kalian? Sosok yang tak pernah menyerah dalam pembiayaan, aktif dalam segala hal, yang banyak diam namun tetap memberikan arahan. Bukan yang cerewet ini itu, hadeeeh masa iya sih ayah malah lebih bawel dari ibu? Agak rancu aja kalo mulut seorang ayah malah lebih banyak ocehannya ketimbang seorang ibu. Maka jadilah sosok ayah yang santun, aktif (aktif kegiatan loh maksudnyaaa) bukan aktif ocehan hihi, pasif berbicara tapi tetap memberi arahan.

Apalagi buat diumur-umur remaja mending kalian jangan terlihat mengekang, remaja itu sedang labil. Syukur-syukur kalau kalian bisa lebih mengerti dan mencoba memahami apa yang mereka rasakan. Tapi rasanya sulit yaa, jarang aku temui rasanya orang tua yang seperti ini. Mereka yang mungkin telah lelah dihadapkan persoalan-persoalan masing-masing didalan kesibukan mereka dalam tanggung jawab sebagai ibu atau ayah. Tapi kita sebagai yang masih muda harusnya ini dijadikan sebuah pembelajaran kelak nanti kita menjadi orangtua. Kita harus layak dan pantas dinilai memang SEBAGAI ORANG TUA oleh mata anak-anak kita.

Terutama jiwa dan pemikiran yang jaraaang amat sangat jaraaang cocok atau klop kayanya sama anak mereka apalagi diusia-usia remaja, Behhhh susahnyaaa untuk menyatu sepertinya heheh kayanya kalo ada yang nurut banget banget pun cuma ada difilm film yang aku tonton ditivi wkwk. Dititik titik ini nih yang paling sulit buat dimengerti keduanya, antara orang tua dan anak-anaknya. Tapi kalian harus tetep inget, ga semua yang dilakuin anak itu bener, perlu arahan juga yaa, jangan dilost gitu ajaaa -__- anak juga masih manusia, apalagi remaja labil labilnya deeeh. Jadilah orang tua yang beretika, bukan ditakuti oleh anak-anaknya tapi dinyamani dan disegani. Ditakuti dan disegani itu beda loooh :) Ini ga berlaku buat kalian ajakok, aku sebagai penulis pun SANGAT BERLAKU ini ckck

Aku masih 18 tahun tapi udah share beginian? Haduuuh abis aku liat banyak problema sulit yang jika dihadapkan sama yang berbau-bau atau berkaitan sama keluarga deeh. Susah bener-bener susah, mau jahat keluarga sendiri, ga jahat kadang-kadang bikin nyesss yaaa? Wkwk naah disaat-saat kaya gini, sebagai seorang remaja harus bener-bener bisa mikir jernih, jangan cuma ikutin kesenengan dan kemaun diri sendiri aja. Kalian harus tetep inget mereka itu 2 orang yang GA PERNAH ungkit-ungkit loooh pengorbanan dan perjuangan mereka demi kita. Okeeee :)