Kamis, 19 September 2013
tidak ada yang tidak bisa !
Seorang laki-laki pengangguran
melamar posisi sebagai 'office boy' di Microsoft. Manajer HR mewawancarainya,
kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.
"Anda diterima bekerja. Berikan
alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal
ketika Anda dapat mulai bekerja," kata Manajer HR.
Pria itu menjawab, "Tapi saya
tidak punya komputer, bahkan email."
"Maafkan aku, jika Anda tidak
memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak
dapat memiliki pekerjaan," tambah Manajer HR.
Orang itu tanpa harapan sama sekali.
Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $10 di
saku, Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke supermarket dan membeli 10 kg peti
tomat.
Dia kemudian menjual secara keliling
tomat itu dari rumah ke rumah. Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil
melipatgandakan modalnya.
Dia mengulangi penjualannya secara
keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $60. Lelaki itu menyadari bahwa ia
bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan
tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan dagangannya hari
demi hari.
Uang keuntungan yang didapat dua
kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari. Tak lama, ia
membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman
sendiri.
5 tahun kemudian, orang itu menjadi
salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat. Ia mulai
merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi
jiwa.
Dia memanggil broker asuransi, dan
memilih rencana perlindungan. Ketika percakapan, broker bertanya tentang email
yang akan dipakai untuk keperluan asuransi.
Pria itu menjawab, "Aku tidak
punya email."
Broker itu penasaran dan ingin tahu
mengapa ia tidak punya email, "Anda tidak memiliki email, namun telah
berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda
membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email?"
Pria itu berpikir sejenak dan
menjawab, "Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!!"
Pesan dari cerita
diatas:
Ketika satu pintu tertutup, pintu
lain terbuka. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup terlalu
lama sehingga tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. Jangan pernah
berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal, serta berani melangkah.
12 Tahun Sephia: Kisah Klasik untuk Kekasih Gelap
Kekuatan Sephia adalah
berhasil mengubah dirinya menjadi sebuah representasi para kekasih gelap.
“Parah ini lagu…”
Ucapan Bimbim, drummer Slank, dalam
sebuah wawancara televisi beberapa tahun silam mengejutkan saya. Bagaimana
motor dari salah satu icon rock n roll Indonesia itu mengakui
muatan-muatan berbahaya yang ada di tiap-tiap bait lagu berjudul Sephia milik
Sheila On 7. Sekali lagi Sheila On 7.
Dua belas tahun silam, tepatnya 29
September 2000, Sheila On 7 merilis album keduanya. Kisah Klasik Untuk Masa
Depan. Catatan penjualan yang masih perlu diperdebatkan, ya ini PR besar
industri musik Indonesia, menyebut angka 1,7 juta kopi. Angka ini sekaligus
menghapus kutukan sindrom album kedua yang acap ditemui di band-band baru yang
mereguk angka penjualan manis di album pertama.
Tapi hal itu bukanlah satu-satunya yang
membuat album ini perlu mendapat kredit khusus. Diantara lagu-lagu hits seperti
Bila Kau Tak Disampingku, Sahabat Sejati juga Sebuah Kisah Klasik, terselip
nomor berdurasi nyaris lima menit berjudul Sephia. Durasi yang sulit ditemui di
lagu-lagu pop yang tumbuh di era RBT dewasa ini. Berikut liriknya
Hey Sephia
Mala mini ku takkan datang
Mencoba tuk berpaling saying
Dari cintamu
Hey Sephia
Malam ini ku takkan pulang
Tak usah kau mencari aku
Demi cintamu
Hadapilah ini
Kisah kita takkan abadi
Selamat tidur kekasih gelapku (o… Sephia)
Semoga cepat kau lupakan aku
Kekasih sejatimu
Takkan pernah sanggup untuk melupakanmu
Selamat tinggal kasih tak terungkap (o… Sephia)
Semoga kau lupakan aku cepat
Kekasih sejatimu
Takkan pernah sanggup untuk meninggalkanmu
Hey Sephia
Jangan pernah panggil namaku
Bila kita bertemu lagi dilain hari
Hadapilah ini
Kisah kita takkan abadi
Seno Gumira
menyebut kisah Sephia sebagai kisah cinta segitiga yang lumayan seru. Kekasih Sejati mencintai
Sephia, Sephia mencintai Aku, dan Aku telah memutuskan meninggalkannya.
Meminjam teori cinta milik Erich Fromm, Seno menyebut cinta Aku ini lebih
dewasa daripada cinta Sephia karena Aku tidak memberi sebagai pengorbanan.
Pelabelan kekasih
gelap pada Sephia berhasil membuatnya menjadi icon. Menjadi
representasi para kekasih gelap. Eross Candra sebagai pencipta lagu mengubah
Sephia selaku subyek menjadi obyek. Sephia adalah tindakan dalam hubungan gelap
percintaan. Para kekasih gelap menemukan identitasnya yang telah lama
tertutupi.
Sephia lalu
menjadi sosok tak terpisahkan dari Sheila On 7, mengalahkan nama-nama
lain yang ada dalam diskografi band tersebut seperti Rani, Niah, Khaylila
ataupun yang terakhir Ibu Linda. Formula lagu hubungan gelap dengan set waktu
malam hari beserta bumbu aura misterius didalamnya membuat Sephia menjadi
popular. Eross seperti paham karakter perilaku manusia selaku makhluk sosial.
Psikolog
Melvin. H Marx menyebut motif ingin tahu (curiousity) sebagai salah satu
kebutuhan organis manusia. Hubungan gelap seperti kisah Sephia selalu
memunculkan kecurigaan yang memancing rasa ingin tahu. Latar waktu malam hari
lewat nukilan lirik malam ini kutakkan datang dan malam ini kutakkan
pulang menambah teka-teki itu.
Terlebih
lagi, lagu ini diselimuti kabut misteri tentang siapa sebetulnya sosok
Sephia. Ada yang menyebut Sephia adalah sosok dalam kisah cinta Eross. Bahkan
santer juga terdengar jika Sephia sebetulnya adalah sosok makhluk ghaib yang
menghubungi Eross lewat telepon untuk dibuatkan lagu.
Dalam
situasi seperti ini, lanjut Melvin, orang cenderung tidak sabar dalam suasana
ambigu dan tidak menentu. Mereka kemudian sibuk mencari-cari jawaban sendiri.
Sama seperti yang dialami oleh Sephia. Orang dipenuhi rasa ingin tahu siapa
sebetulnya Sephia dan bagaimana akhir dari petualangan cintanya.
Kisah
Sephia juga tidak bisa dilepaskan dari aspek sosial dalam penciptaan lagu
tersebut. Sebagai salah satu produk media, Sephia tidaklah berada dalam
ruang hampa. Sephia berkaitan erat dengan latar belakang personal Eross sebagai
pencipta lagu hingga kondisi sosio-politik Indonesia saat itu.
Meski penuh
aura gelap-gelapan, Eross dengan frontal menggambarkan Sephia sebagai kekasih
gelap. Mengejutkan mengingat latar belakang sosio kultural Eross sebagai
pria yang tumbuh besar di Yogyakarta, daerah yang disebut-sebut sebagai
poros nilai dan norma budaya Jawa. Saat itu dia baru berusia 21 tahun dan
masih bujang. Masih masuk kategori joko, sinoman atau anak muda. Jika
merujuk pada penjelasan Hilderd Geertz tentang keluarga Jawa maka tindak-tindak
Eross lewat Sephia tentu membuat dirinya dicap sebagai durung Jowo atau
belum Jawa. Keluarga Jawa mengharapkan anaknya jadi penurut, sopan serta pandai
mengendalikan diri.
Dalam ranah
yang lebih luas lagi, lagu ini hadir saat Indonesia masih menikmati euforia
reformasi 1998. Karena kebebasan media mulai dibuka dengan dibubarkannya
Departemen Penerangan. Jika lagu ini hadir saat rezim Orde Baru masih berkuasa,
boleh jadi Eross harus merasakan gunting sensor yang terkenal tanpa ampun namun
standarnya tidak jelas. Betharia Sonata dan Obbie Mesakh misalnya, pernah
kena cekal karena lagu-lagunya yang dianggap cengeng dan penuh keputusasaan. Kata-kata
kekasih gelap bisa jadi dianggap Harmoko tidak sesuai dengan kepribadian
bangsa. Pendeknya, momentum lagu ini tepat.
Inilah yang
membuat Sephia hingga sekarang tetap berbeda dengan lagu-lagu bertema
perselingkuhan yang kini menjadi semacam lagu wajib untuk musisi-musisi arus
utama. Mungkin hampir semua musisi-musisi sekarang menampilkan tema
perselingkuhan sebagai materi andalan.
Band-band
pop seperti Ungu, ST12 sampai band-band medioker sekelas Govinda dengan vulgar
menjejalkan kata-kata seperti kekasih gelapku, selingkuh, atau simpanan.
Ya, itulah tren. Suatu kewajaran dalam industri musik. Tapi sepertinya
mereka lupa prinsip tak tertulis dalam hubungan gelap. Jangan bilang
siapa-siapa. Ooo..o..kamu ketahuan!
Rabu, 18 September 2013
Masih Muda, Orang-orang Ini Sudah Punya Harta Triliunan Rupiah
Jakarta - Dalam daftar 400
orang terkaya atau miliuner di Amerika Serikat (AS) terdapat sekitar 20 orang
yang masih muda dengan umur di bawah 45 tahun.
Meskipun kondisi ekonomi AS belum stabil, namun para orang-orang muda kaya ini jumlah kekayaannya meningkat. Para orang kaya muda ini bekerja sebagai pengusaha.
Ingin tahu siapa saja orang kaya dan muda itu? Ini dia 6 orang yang masuk daftar versi Forbes yang dikutip, Selasa (18/9/2013).
Meskipun kondisi ekonomi AS belum stabil, namun para orang-orang muda kaya ini jumlah kekayaannya meningkat. Para orang kaya muda ini bekerja sebagai pengusaha.
Ingin tahu siapa saja orang kaya dan muda itu? Ini dia 6 orang yang masuk daftar versi Forbes yang dikutip, Selasa (18/9/2013).
Larry Page
Kenaikan saham Google tahun lalu
sebesar 28% membuat kekayaan Larry naik US$ 4,3 miliar atau Rp 43 triliun dalam
setahun. Pria berumur 40 tahun yang juga salah satu pendiri Google ini memiliki
kekayaan US$ 24,9 miliar atau sekitar Rp 249 triliun.
Larry terkenal sebagai orang yang gencar mengkampanyekan energi bersih. Rumahnya menggunakan energi terbarukan seperti panas bumi.
Larry terkenal sebagai orang yang gencar mengkampanyekan energi bersih. Rumahnya menggunakan energi terbarukan seperti panas bumi.
Sergey Brin
Pria
berumur 40 tahun ini memiliki kekayaan US$ 24,9 miliar atau sekitar Rp 249
triliun. Sergey merupakan salah satu penemu Google dan penemu Google Glass.
Jack Dorsey
Jack
merupakan salah satu pendiri situs Twitter. Pria berumur 36 tahun ini memiliki
kekayaan US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 13 triliun. Jack pernah drop out dari
New York University, sebelum akhirnya mendirikan Twitter dan menjadi salah satu
eksekutif perusahaan teknologi termuda di Silicon Valley.
Sean Parker
Pendiri Napster dan mantan Presiden
Direktur Facebook ini memiliki kekayaan US$ 2 miliar atau sekitar Rp 20
triliun. Pria berumur 33 tahun ini pernah membuat heboh dengan perkawinan
senilai US$ 4,5 juta yang mewah. Saat ini, Parker bekerja sebagai direktur di
situs musik Spotify, dan juga memproduseri sebuah film berjudul 'Documented'.
Mark Zuckerberg
Lelaki berumur 29 tahun ini memiliki
kekayaan US$ 19 miliar atau sekitar Rp 190 triliun. Kekayaan ini meningkat
karena harga saham Facebook yang didirikannya naik hampir dua kali lipat.
Zuckerberg memegang 17% saham Facebook.
Zuckerberg yang dikenal dengan jaket dengan penutup kepala ini aktif dalam mengembangkan pendidikan teknologi di negaranya.
Zuckerberg yang dikenal dengan jaket dengan penutup kepala ini aktif dalam mengembangkan pendidikan teknologi di negaranya.
Dustin Moskovitz
Pria
berumur 29 tahun ini memiliki kekayaan US$ 5,2 miliar atau sekitar Rp 52
triliun. Moskovitz merupakan rekan sekamar Mark Zuckerberg yang mendirikan
jejaring sosial Facebook. Meski hanya memegang 5% saham Facebook, namun
Moskovitz bisa mengeruk kekayaan besar. Saham Facebook naik sejak September
2012 dan membuat kekayaan Moskovitz naik US$ 2,5 miliar.
Moskovitz bertunangan dengan reporter Wall Street Journal Cari Tuna. Meski kaya, Moskovitz bersikap sederhana. Berangkat kerja saja ia naik sepeda.
Moskovitz bertunangan dengan reporter Wall Street Journal Cari Tuna. Meski kaya, Moskovitz bersikap sederhana. Berangkat kerja saja ia naik sepeda.
Wahyu
Daniel
- detikfinance
Rabu,
18/09/2013 07:32 WIB